Monday, March 19, 2018

Teknik Mengendalikan Rasa Takut dan Kuatir - Basic Techniques to Control Fear and Afraid

KENDALIKAN RASA TAKUT dan KUATIR ANDA


Berdasarkan kamus umum yang bisa kita dapatkan baik melalui internet, para ahli atau buku, salah satunya mengatakan bahwa rasa takut merupakan tekanan emosi yang ada di dalam hati bisa saja timbul karena akibat dari adanya ancaman, kesakitan , bahaya yang menghadang atau sedang dialami.

Menurut  Dr. John Mac Arthur ada 2 penyebab rasa takut itu :
(a)     Rasa bersalah di dalam hati nurani
Contoh  : Orang yang habis berbuat dosa biasanya akan dihinggapi rasa takut akan hukuman dari Tuhan, karena hati nuraninya menuduh dirinya telah berbuat atau melakukan kesalahan.
(b)     Kurangnya rasa percaya/iman. Orang yang kirang percaya/kurang iman biasana akan merasa takut karena orang tersebut merasa Tuhan tidak dapat atau membanyunya dalam mengatasi situasi yag dihadapinya.
Rasa takut atau  kuatir yang berlebihan ini dapat menghinggapi siapa saja. Oleh karena itu Tuhan mengingatkan kita selalu agar kita jangan takut!

Alasan Mengapa Kita Tidak Boleh Takut..

Ada beberapa alasan mengapa kita tidak boleh takut dalam hidup ini :

1. Katakutan merupakan senjata setan untuk menjatuhkan orang percaya
Setan tahu bahwa ketika kita dikuasai oleh ketakutan, maka iman kepada Tuhan akan hilang. Oleh sebab itu lawanlah ketakutan atau kekuatiran kita bukan dengan keberanian manusiawi melainkan iman!

2.Tuhan tidak memberikan kita roh ketakutan
Tuhan tidak mau kita menjadi orang yang dikuasai oleh roh ketakutan.

3.Ketakutan membuat kita tidak produktif
Ketakutan dapat melumpuhkan. Orang yang dikuasai oleh roh ketakutan tidak akan produktif (tidak menghasilkan apa-apa).

4. Roh ketakutan adalah milik orang “kecil”
Kalau anda memperhatikan sejarah, maka anda aka melihat bahwa orang-orang yang berprestasi besar adalah para pemberani bukan pengecut (tidak berprestasi).
Contoh : Columbus (penemu benua Amerika) adalah seorang pemberani yang berani mengambil jalur pelayaran yang tidak lazim sampai akhirnya secara tidak sengaja menemukan benua amerika.

CARA MENGATASI RASA TAKUT

1.Menyadari modal yang kita miliki
Kita harus menyadari bahwa Tuhan menciptakan kita dengan memberi modal yang luar biasa komplit. Kalau kita menyadari betapa luar biasaya modal yang kita miliki, maka kita tidak perlu menjadi takut.

6 Komponen Modal Utama Seorang Manusia :

(a) Modal Intelektual
Modal intelektual terletak pada kemauan untuk berfikir dan kemampuan untuk memikirkan sesuatu yang baru, maka modal intelektual tidak selalu ditentukan oleh tingkat pendidikan formal yang tinggi. Banyak orang yang tidak memiliki pendidikan formal yang tinggi tetapi dia seorang pemikir yang menghasilkan gagasan yang berkualitas.
Banyak pakar yang mengatakan bahwa modal intelektual sangat besar peranannya di dalam menambah nilai suatu kegiatan. Berbagai perusahaan yang unggul dan meraih banyak keuntungan adalah perusahaan yang terus menerus mengembangkan sumberdaya manusianya.

(b) Modal Emosional
Daniel Goleman menggunakan istilah "Emotional Intelligence" untuk menggambarkan kemampuan manusia untuk mengenal dan mengelola emosi diri sendiri, serta memahami emosi orang lain agar dia dapat mengambil tindakan yang sesuai dalam berinteraksi dengan orang lain.
Orang yang memiliki modal emosional yang tinggi memiliki sikap positif di dalam menjalani kehidupan. Dia memiliki pikiran positif (positive thingking) di dalam menilai sebuah fenomena kehidupan betapapun buruknya fenomena tersebut di mata orang lain.

(c) Modal Sosial
Kemampuan membangun jaringan sosial inilah yang disebut dengan modal sosial yang dilukiskan dengan dahan-dahan dan ranting. Makin banyak dahan dan ranting akan makin besar kemungkinan buah yang akan tumbuh.
Semakin luas pergaulan seseorang dan semakin luas jaringan hubungan sosial (social networking) semakin tinggi nilai seseorang.

(d) Modal Ketabahan
Ketabahan adalah modal untuk sukses dalam kehidupan, apakah itu kehidupan pribadi ataukah kehidupan sebuah organsanisasi. Khususnya di saat menghadapi kesulitan, atau problem yang belum terpecahkan hanya mereka yang tabah yang akan berhasil menyelesaikannya.

(e) Modal Moral dan Spiritual
Ada empat komponen modal moral yang membuat seseorang memiliki kecerdasan moral yang tinggi yakni Integritas (integrity), Tanggung-jawab (responsibility), Penyayang (compassionate), dan Pemaaf (forgiveness).

(f) Modal Kesehatan
Badan atau raga adalah wadah untuk mendukung manifestasi semua modal di atas. Badan yang tidak sehat akan membuat semua modal di atas tidak muncul dengan maksimal. Oleh karena itu kesehatan adalah bagian dari modal manusia agar dia bisa bekerja dan berfikir secara produktif.

2.Kendalikan percakapan batin anda
Ketakutan sering muncul karena “percakapan batin” kita cenderung negative.
Artinya kita sering berbicara yang negative dan pesimistis di dalam batin kita. Lalu bagaimana cara mengendalikan percakapan batin kita ?

(a) Berpikirlah positif
Ketika kita memenuhi pikiran kita dengan pikiran positif, maka otomatis percakapan batin kita juga menjadi positif.

(b) Rileks
Dengan rileks (tenang) kita bisa mengendalikan batin dan pikiran kita agar selaras dengan apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita. Bacalah Firman Tuhan setiap saat, terutama pada saat-saat yang tenang.

3.Ijinkan Tuhan Menguasai Hidup Kita
Masalah ketakutan adalah masalah apa yang menguasai hidup kita. Dalam hal ini ada 2 jenis manusia :

(a) Orang yang Takut
Mereka dikuasai oleh roh ketakutan  sehingga mereka selalu  melihat hal-hal yang menakutkan dimasa depan.

(b) Orang yang Beriman
Orang yang beriman Roh dari Tuhan, sehingga mereka selalu melihat hal yang baik dan positif dimasa depan.
Intinya : apa yang mengusai hidup anda saat ini, akan menentukan hidup masa depan anda!

4. Tidak menyandarkan hidupnya pada apa yang dirasakan, tetapi pada Tuhan

Iblis kerap mempermainkan perasaan kita. Jika kita menyandarkan diri berlebihan kepada perasaan, kita akan menjadi boneka mainan Iblis. Dengan mudah ia akan mengintimidasi perasaan kita sehingga kita tidak berani mengambil langkah maju.

Mengapa demikian ?

Karena perasaan kita tidak stabil
Perasaan kita sering dipengaruhi oleh situasi atau lingkungan disekitar kita. Ketika situasi baik, perasaan menjadi baik, tapi ketika situasi buruk, perasaan kita menjadi buruk juga.
Berbeda dengan perasaan bila kita menyandarkan diri pada Tuhan (”Ya” dan “Amin”), maka kita bisa mengandalkannya disegala situasi kehidupan!

Selamat mencoba..


Salam sukses ...
Sampai jumpa rekan-rekan dalam pembahasan lainnya.. Kami tunggu saran dan masukannya di..

email  :  jayablockmandiri@gmail.com

Sumber : kuncoroadi - kendalikan-rasa-takut-anda


No comments:

Post a Comment

Popular Posts