Monday, April 9, 2018

Jenis Impeller Pompa Air dan Kegunaanya - Basic Type of Water Pump Impeller and Purpose


Banyak sekali jenis pompa dan kegunaannya yang terdapat dipasaran, hal tersebut bagi yang awam pasti sedikit membingungkan dalam memilih pompa yang akan dibeli dan dipergunakan.


Kami mencoba mengangkat pembahasan akan hal yang terjadi dari salah satu kriteria dalam memilih pompa berdasarkan jenis “impeller-nya”. Ada beberapa jenis “impeller” yang terdapat pada pompa dan sebelum membeli produk pompa, alangkah baiknya mengetahui jenis impeller sebagai salah satu kriteria atau spesifikasi pompa yang akan dibeli dan dipergunakan.

Kami Jaya Block Mandiri mecoba menjelaskan secara dasar tentang memilih “pompa air” berdasarkan jenis “impeller” yang dipergunakan. Harapannya dengan memilih atau menggunakan impeller yang tepat akan menghasikan kepuasan karena telah tepat memilih pompa air yang baik dan benar.

Bagi yang belum memahami atau bingung dengan apa yang dimaksud atau namanya impeller  pompa. Kami akan menjabarkan berdasarkan pengertian dasar apa itu “impeller”.



Model Impeller Pompa Air

Impeller pompa air adalah bagian pada pompa air selain fungsi dasarnya sebagai alat penimba dan pelontar, berfungsi juga sebagai komponen untuk mengubah energi mekanik yang kemudian diteruskan pada daya pompa, dan akibat adanya efesiensi (timbul kerugian berupa gesekan cairan) karena perubahan arah aliran yang terdapat pada sudu-sudu impeller.
Penggolongan impeller sendiri dapat dibedakan dari arah aliran dari sumbu putaran, apakah radial, aksial atau aliran campuran. Jenis hisapan juga dapat menjadi klasifikasi karena ada jenis hisapan tunggal dan juga jenis hisapan ganda. Impeller juga dapat digolongkan berdasarkan konstruksi mekaniknya. Namun, kita dapat mengenal berbagai jenis impeller sebagai berikut:


1. Jenis impeller Closed Impeller


Umum digunakan pada pompa yang aliran air bersih dan air biasa. 


Biasa sering digunakan di rumah tangga/domestik use. Di Pabrik, di Kapal dan lainnya. Cukup umum di pasaran.

2. Jenis Impeller Terbuka dan Semi Terbuka


Dengan kondisinya yang terbuka atau semi terbuka, maka kemungkinan adanya sumbatan pun jauh berkurang. Hal ini memungkinkan adanya Umumnya pompa digunakan untuk mengaliri air . Air juga bermacam-macam ada air bersih, air kotor dan ada juga aplikasi industri untuk mengedarkan lumpur atau air limbah atau untuk mengalirkan air hujan dari lubang lubang atau laguna limbah penyimpanan. Karena itu ada jenis impeller Open Impeller khususnya digunakan untuk mengaliri limbah pembuangan dan lumpur. Pompa dengan Open impeller umumnya cukup mahal dan kemampuannya besar untuk mengaliri aliran yang viscocity tinggi, dan berat.pemeriksaan impeller dengan mudah. Namun, jenis impeller ini hanya dapat diatur secara manual untuk mendapatkan setelan terbaik.

3.Impeller Pompa Berpusar/Vortex 


Untuk pompa yang digunakan untuk bahan-bahan yang lebih padat ataupun berserabut dari fluida cair, impeller vortex dapat menjadi pilihan yang baik. 


Namun sayangnya, pompa jenis ini 50% kurang efisien dari rancangan konvensionalnya.

4. Cutting Impeller 


Impeller ini umumnya digunakan untuk pompa yang akan mengaliri berbagai macam sampah-sampah organik dan non organik dan untuk limbah-limbah. 


Biasanya ditemukan di gedung, hotel, pabrik. Karena terkadang sampah-sampah dari pembuangan saluran air diikuti oleh berbagai macam sampah yang akan di potong-potong oleh impeller pemotong sehingga tidak merusak pompa air limbahnya

Semoga bermanfaat bagi rekan-rekan

Salam Sukses dan Terus Maju..

Kami tunggu saran dan masukannya.. baik melalui kolom komentar atau e-mail ke  :  jayablockmandiri@gmail.com

Sampai jumpa dalam pembahasan selanjutnya

No comments:

Post a Comment

Popular Posts